Example floating
Example floating
Badan Keuangan
Kota Gorontalo

‎Tak Cukup Andalkan Pemerintah! Walikota Soroti Disiplin Warga Soal Sampah‎

×

‎Tak Cukup Andalkan Pemerintah! Walikota Soroti Disiplin Warga Soal Sampah‎

Sebarkan artikel ini

GORONTALO, SUARANET — Keluhan warga soal tumpukan sampah dan operasi angkut di sejumlah lingkungan akhirnya direspons tegas oleh Walikota Gorontalo, Adhan Dambea. ‎

Dalam pernyataannya, Walikota memastikan Pemda telah mengerahkan armada pengangkut sampah secara maksimal dan menyiapkan skema baru pembayaran iuran melalui PDAM untuk memperkuat sistem pengelolaan.‎‎

Example 728x250

Adhan menegaskan, persoalan sampah menjadi perhatian serius pemerintah menyusul keluhan warga terkait tumpukan sampah di beberapa titik di kota Gorontalo.‎‎

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menghadirkan armada-armada pengangkut sampah agar sampah di Kota Gorontalo dapat tertanggulangi,” ujar Adhan (24/02/26).‎‎

BACA JUGA: ‎Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Walikota Gorontalo Ancam Ganti Pengusaha “Nakal”‎

Menurut Adhan, langkah penambahan dan optimalisasi armada dilakukan untuk memastikan operasi angkut berjalan rutin dan menjangkau seluruh lingkungan permukiman.

‎Namun demikian, ia juga menekankan, keterlibatan masyarakat dalam keberhasilan pengelolaan sampah di kota Gorontalo.‎‎

“Tapi jangan juga hanya berharap semua pada pemerintah, sementara masyarakat juga tidak disiplin menjaga kebersihan,” ujarnya.‎‎

Ia berharap masyarakat lebih disiplin membuang sampah pada tempatnya serta mematuhi jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan.‎‎

BACA JUGA: ‎Pasar Senggol Tetap Digelar Dengan Skema Retribusi yang Fleksibel

“Kesadaran warga sangat menentukan. Kalau armada sudah maksimal, tapi disiplin rendah, persoalan akan terus berulang,” katanya.‎‎

Dalam aspek pembiayaan, Adhan mengingatkan pentingnya kepatuhan membayar iuran kebersihan sebesar Rp25.000 per bulan. Menurut dia, nominal tersebut relatif ringan dan menjadi komponen penting untuk operasional armada serta petugas kebersihan.‎‎

Ke depan, Pemerintah Kota akan menerapkan mekanisme pembayaran iuran kebersihan melalui sistem terpadu bersama Perusahan Umum Daerah (Perumda) Muara Tirta (eks-PDAM). ‎‎

“Skemanya, iuran sampah akan dipotong langsung saat warga membayar tagihan air supaya pembayarannya lebih tertib dan tepat waktu,” tutup Adhan.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *