Example floating
Example floating
DaerahKab.Boalemo

‎Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Boalemo Ditunda, Bukan Dibatalkan

×

‎Kunjungan Menteri Transmigrasi ke Boalemo Ditunda, Bukan Dibatalkan

Sebarkan artikel ini

‎GORONTALO, SUARANET — Rencana silaturahmi Menteri Transmigrasi Republik Indonesia dengan masyarakat Kabupaten Boalemo dipastikan tidak dibatalkan. Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan agenda tersebut hanya ditunda akibat penyesuaian jadwal kedinasan di tingkat kementerian.

‎Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Drs. Wardoyo Mansur Pongoliu, M.Si., mengatakan penundaan dilakukan berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Transmigrasi yang menyebutkan adanya perkembangan kegiatan yang membutuhkan perhatian dan pengambilan keputusan langsung oleh Menteri Transmigrasi.

‎“Pertemuan dengan masyarakat Boalemo tidak dibatalkan, tetapi ditunda. Bapak Menteri tetap memiliki komitmen yang kuat untuk hadir dan berdialog langsung dengan masyarakat Boalemo pada waktu yang akan ditentukan kemudian,” kata Wardoyo, Selasa (24/6/2026).

Menurut Wardoyo, kunjungan Menteri Transmigrasi ke Gorontalo pada 23 Juni 2026 merupakan bagian dari agenda yang dilaksanakan atas undangan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Panitia Pekan Nasional (PENAS) KTNA.

BACA JUGA: PENAS XVII Bergemuruh, Prabowo-Gusnar Sapa Ribuan Peserta

“Namun, dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah agenda internal dan terbatas yang memerlukan penyesuaian jadwal di lapangan,” ujarnya.

Ia mengakui masyarakat Boalemo memiliki antusiasme tinggi terhadap rencana kunjungan tersebut. Karena itu, pemerintah daerah menyambut baik komitmen Kementerian Transmigrasi untuk menjadwalkan ulang agenda pertemuan dengan masyarakat.

‎“Kami memahami antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Namun yang terpenting adalah komitmen pemerintah pusat untuk tetap hadir dan memastikan berbagai aspirasi masyarakat transmigrasi di Boalemo menjadi perhatian dalam agenda pembangunan transmigrasi ke depan,” tambahnya.

‎Wardoyo juga memastikan penyesuaian agenda tersebut tidak memengaruhi hubungan kerja antara pemerintah daerah dan Kementerian Transmigrasi. Koordinasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Boalemo, dan kementerian terkait tetap berjalan normal.

‎“Program-program pengembangan kawasan transmigrasi yang selama ini menjadi perhatian bersama tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kunjungan Bapak Menteri ke Boalemo hanya soal waktu,” katanya.

BACA JUGA: Peserta Papua Tengah Puji Pelayanan PENAS Gorontalo

‎Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Transmigrasi, Eva Julianti, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Boalemo, tokoh masyarakat, dan warga yang telah menunjukkan perhatian serta antusiasme besar terhadap rencana kunjungan Menteri Transmigrasi.

‎Menurut Eva, tingginya antusiasme masyarakat menjadi energi positif bagi Kementerian Transmigrasi untuk terus memperkuat sinergi pembangunan kawasan transmigrasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian Transmigrasi juga memastikan seluruh substansi yang menjadi tujuan pertemuan dengan masyarakat Boalemo tetap menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti dalam agenda kunjungan berikutnya.

‎”Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo akan segera dilakukan untuk menentukan waktu pelaksanaan yang baru,” ujar Eva.

‎Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap masyarakat dapat memahami bahwa perubahan agenda tersebut merupakan bagian dari penyesuaian tugas kedinasan dan tidak mengurangi komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan kawasan transmigrasi serta kesejahteraan masyarakat Boalemo.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *