Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Selisih Nilai Tipis, Dewan Hakim PPIB ke-10 Adu Argumen Tentukan Finalis

×

Selisih Nilai Tipis, Dewan Hakim PPIB ke-10 Adu Argumen Tentukan Finalis

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Menentukan peserta yang berhak melaju ke babak final Pemilihan Putra-Putri Islam Berprestasi (PPIB) ke-10 tingkat Kota Gorontalo tahun 2026 bukan perkara mudah.‎‎

Khusus kategori putra, perbedaan nilai antar-peserta sangat tipis. Selisihnya bahkan hanya berada pada angka desimal, mulai dari 0,2 hingga 0,3 poin.‎‎

Example 728x250

Kondisi tersebut membuat Dewan Hakim harus berdiskusi cukup panjang sebelum menetapkan tiga peserta putra yang berhak mengamankan tiket final.‎‎

Ketua Dewan Hakim PPIB Kota Gorontalo 2026, Marzuki Pakaya, mengatakan ketatnya persaingan membuat setiap aspek penilaian menjadi pertimbangan penting dalam menentukan peserta yang lolos.

‎“Untuk kategori putra, ini yang cukup sulit. Sebab perbedaannya hanya di angka koma. Ada yang 0,2, 0,3 dan seterusnya,” ujar Marzuki saat mengumumkan hasil babak penyisihan, Selasa (15/9/2026).

‎‎Menurut Marzuki, para hakim bahkan harus saling menyampaikan argumentasi untuk melihat secara detail kelebihan maupun kekurangan masing-masing peserta.

‎‎“Untuk putra menentukan perbedaan di koma-koma sehingga kami masing-masing hakim ini saling adu argumen dalam menentukan di mana kelemahannya, di mana kesalahannya,” katanya.‎‎

Penilaian sendiri mencakup sejumlah kemampuan peserta, di antaranya vokalia, tilawah, ceramah agama, wawasan Islam, busana serta komponen penilaian lainnya.

Berbeda dengan kategori putra, penentuan peserta putri yang lolos disebut relatif lebih mudah. Jarak nilai antar-peserta pada kategori tersebut dinilai lebih terlihat sehingga Dewan Hakim tidak menghadapi tingkat persaingan seketat kategori putra.‎‎

Setelah seluruh penilaian penyisihan dilakukan, Dewan Hakim akhirnya menetapkan enam peserta dengan nilai tertinggi untuk tampil pada babak final.‎‎

Tiga finalis putra yakni Fazri Balaja dari Kecamatan Kota Barat, Mohammad Reza Arnol dari Kecamatan Kota Selatan, dan Abdul Rahmad Ahmad dari Kecamatan Kota Utara.‎‎

Sementara dari kategori putri, tiga peserta yang melaju ke babak final adalah Fahria Siti Ramdini Bawode dari Kecamatan Kota Timur, Lutfia Nur Afifah Maulana dari Kecamatan Dumbo Raya, dan Balqis Djafar Maku dari Kecamatan Sipatana.

Marzuki menegaskan, keputusan Dewan Hakim dalam menetapkan keenam peserta tersebut merupakan keputusan mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

‎‎Babak final sekaligus prosesi penobatan PPIB ke-10 tingkat Kota Gorontalo dijadwalkan berlangsung pada Rabu (16/9/2026) malam.

‎‎Namun, perjuangan keenam finalis belum selesai. Sebelum tampil pada malam penentuan, seluruh finalis diwajibkan sudah berada di Hotel Grand-Q paling lambat pukul 10.00 Wita.‎‎

Mereka akan menjalani pembinaan sekaligus penilaian karakter sebelum akhirnya tampil dalam babak final dan mengikuti prosesi penobatan.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *