Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Iyam Nusuri: SPMB Online Tutup Celah Pungli

×

Iyam Nusuri: SPMB Online Tutup Celah Pungli

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kota Gorontalo, AKBP (Purn) Hj. Iyam Nusuri, S.Psi., CCPS., CATS. (Foto/Suaranet.com)

Suaranet.com, Kota Gorontalo – Penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 berbasis online oleh Pemerintah Kota Gorontalo mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Kebijakan digitalisasi penerimaan peserta didik dinilai menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar.

Anggota Komisi I DPRD Kota Gorontalo, AKBP (Purn) Hj. Iyam Nusuri, S.Psi., CCPS., CATS, menyatakan sistem penerimaan berbasis online merupakan terobosan penting dalam mendukung reformasi layanan pendidikan di daerah. Menurutnya, penggunaan teknologi dalam proses pendaftaran mampu meminimalkan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan.

Ia menilai, pelaksanaan SPMB yang dilakukan secara gratis menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang adil dan terbuka bagi seluruh masyarakat. Selain itu, sistem yang transparan juga dapat memberikan edukasi positif kepada generasi muda tentang pentingnya integritas dan kejujuran sejak dini.

“Pendaftaran yang dilakukan tanpa biaya merupakan langkah yang sangat baik. Ini bukan hanya soal pelayanan pendidikan, tetapi juga bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar terbiasa dengan budaya yang bersih dan jauh dari praktik-praktik yang mengarah pada perilaku koruptif,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, SPMB Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menyediakan beberapa jalur penerimaan. Jalur tersebut meliputi jalur domisili atau zonasi, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Skema ini dirancang untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peserta didik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Kehadiran berbagai jalur penerimaan tersebut dinilai mampu mengakomodasi beragam latar belakang calon peserta didik, sekaligus memastikan akses pendidikan yang lebih merata. Jalur afirmasi, misalnya, memberikan ruang bagi kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan perhatian khusus, sementara jalur prestasi menjadi bentuk penghargaan terhadap kemampuan akademik maupun nonakademik siswa.

Srikandi Partai NasDem ini berharap penerapan SPMB berbasis digital tidak hanya menjadi solusi teknis dalam proses pendaftaran, tetapi juga mampu menghadirkan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Transparansi data, kemudahan akses informasi, serta proses seleksi yang objektif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.

Dengan dukungan teknologi dan pengawasan yang baik, pelaksanaan SPMB Online 2026 diharapkan dapat menjadi model penerimaan peserta didik yang modern, efisien, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak di Kota Gorontalo untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *