Example floating
Example floating
DaerahKota Gorontalo

‎300 UMKM Ramaikan Street Food Jilid II, Tiga Diantaranya Asal Kota Bandung‎‎

×

‎300 UMKM Ramaikan Street Food Jilid II, Tiga Diantaranya Asal Kota Bandung‎‎

Sebarkan artikel ini

GORONTALO, SUARANET — Pemerintah Kota Gorontalo kembali menggelar Street Food/UMKM Jilid II yang dipusatkan di Jalan Achmad Nadjamuddin, Kelurahan Limba U II, Kecamatan Kota Selatan, Sabtu (6/6/2026).

Sebanyak 300 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari dalam maupun luar daerah ambil bagian dalam kegiatan yang diharapkan menjadi roda ekonomi kerakyatan tersebut.‎‎

Kegiatan ini merupakan kali kedua dilaksanakan setelah sebelumnya digelar di kawasan rumah dinas gubernur hingga simpang empat McDonald’s Kota Gorontalo.

‎‎“Ini adalah kali kedua yang kita laksanakan. Kali ini lokasinya dari depan Rumah Adat Dulohupa sampai di depan SMP Negeri 7 Kota Gorontalo,” kata Ketua Panitia Street Food/UMKM, sekaligus kepala dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, Mustaqin Adam.‎‎

BACA JUGA: ‎DPRD Kota Gorontalo Ketok Palu: 4 Dinas Baru, 3 Dinas Naik Kelas

Dari 300 UMKM terlibat dalam kegiatan tersebut, kata Mustaqin, 230 UMKM berasal dari Kota Gorontalo, sedangkan 70 UMKM lainnya berasal dari luar daerah. Ini menunjukkan bahwa Street Food sudah mulai dikenal dan menjadi ruang promosi yang menarik bagi para pelaku UMKM.

‎‎”Peserta yang terlibat berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari makanan dan minuman baik tradisional hingga produk kekinian. Selain itu, terdapat pula partisipasi dari paguyuban UMKM asal Bandung yang membuka tiga booth,” ungkapnya.‎‎

(Foto: Alim Mubarraq) pembukaan Streeet Food Jilid II di jl. Achmad Najamuddin dipadati pengunjung.

Tidak hanya kuliner, Street Food Jilid II ini juga diramaikan oleh komunitas pecinta hewan, layanan foto booth, hingga berbagai produk komersial lainnya, termasuk Comforta.‎‎

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mampu memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA: ‎Walikota Gorontalo Isyaratkan Penghapusan Pemabuk dari BPJS Gratis dan Bansos

‎‎Sementara itu, Walikota Gorontalo Adhan Dambea dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memfasilitasi ruang usaha bagi masyarakat. Bahkan, ketika ditanya mengenai batas waktu penyelenggaraan Street Food tersebut, Adhan memastikan kegiatan itu akan terus dilaksanakan selama masih dibutuhkan masyarakat.‎‎

“Ini harus difasilitasi oleh pemerintah. Tadi pak Darwin tanya sampai kapan kegiatan ini, saya jawab selamanya,” ujar Adhan.

‎‎“Selama masyarakat mau berusaha dan memanfaatkan kesempatan ini, khususnya para pembeli, kegiatan ini akan terus berjalan. Karena sebanyak apa pun penjual, kalau tidak ada pembeli tentu akan sulit,” lanjut Adhan.‎‎

Pemerintah Kota Gorontalo berharap Street Food/UMKM Jilid II tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga mampu memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan pendapatan para pelaku usaha di tengah upaya pemulihan dan penguatan ekonomi daerah.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *