Suaranet.com, Kabupaten Gorontalo – Para sopir angkot di Terminal Transit Telaga, Kabupaten Gorontalo, mengeluhkan sepinya penumpang yang datang ke terminal pasca perayaan Idul Fitri. Kondisi ini menyebabkan sejumlah sopir merasa resah dan kesulitan untuk mendapatkan penghasilan.
Salah satu sopir angkot rute Gorontalo Utara, Oksin, mengungkapkan bahwa kondisi sepi ini sudah berlangsung cukup lama.
“Penyebab utamanya adalah adanya terminal bayangan yang tidak jauh dari Terminal Transit Telaga. Banyak angkutan yang lebih memilih untuk mangkal di sana,” ujarnya.
Oksin juga menambahkan bahwa becak motor (bentor) yang biasa mengangkut penumpang kini lebih memilih langsung ke terminal bayangan, alih-alih berhenti di Terminal Transit Telaga.
Hal serupa diungkapkan oleh Ismail Wanju, sopir angkot rute Marisa. Menurutnya, dengan kondisi seperti ini, dia bahkan kadang tidak mendapatkan penumpang sama sekali dalam sehari.
“Kadang seharian saya di sini, tidak ada satu penumpang pun yang datang. Ini sangat sulit,” keluhnya.
Para sopir berharap agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan, segera menangani keluhan mereka. Mereka ingin terminal dapat berfungsi dengan baik dan menjadi pusat kegiatan angkutan umum seperti sebelumnya, sehingga mereka tidak merasa dirugikan dan dapat kembali mendapatkan penghasilan yang layak.