Example floating
Example floating
Badan Keuangan
Kota Gorontalo

Perumdam Muara Tirta Catat Capaian Kinerja Sehat

×

Perumdam Muara Tirta Catat Capaian Kinerja Sehat

Sebarkan artikel ini
Direktur Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo, Ir. Lucky Paudi. (Foto/Suaranet.com)

Suaranet.com, Kota Gorontalo – Kinerja dan laporan keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo periode 2020–2024 dikategorikan sehat. Predikat ini mencerminkan pengelolaan keuangan yang transparan serta komitmen kuat perusahaan dalam meningkatkan pelayanan publik, di tengah berbagai tekanan global dan lokal.

Direktur Perumdam Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo, Ir. Lucky Paudi, menyampaikan pada periode pertama sejak dirinya dilantik pada 7 desember 2020, capaian tersebut menjadi bukti keseriusan manajemen dalam menjaga keberlanjutan perusahaan daerah. Meski dihadapkan pada pandemi Covid-19 dan berbagai tantangan lainnya, kinerja perusahaan tetap menunjukkan tren positif.

Example 728x250

Salah satu capaian monumental adalah peningkatan kapasitas produksi air bersih. Hingga saat ini, kapasitas produksi mencapai 508 liter per detik, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2020 yang hanya berada di kisaran 318 liter per detik. Lonjakan ini terjadi setelah adanya dukungan Pemerintah Kota Gorontalo melalui penambahan IPA Kel.Botu berkapasitas 150 liter per detik dan rehabilitasi IPA Desa Tanggilinggo pada tahun 2022-2023.

“Capaian ini berdampak langsung pada peningkatan cakupan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan air bersih Masyarakat di Kota Gorontalo,” ujar Lucky.

Seiring peningkatan kapasitas produksi, jumlah pelanggan Perumdam Muara Tirta juga terus bertambah. Pada akhir 2020, total pelanggan tercatat sebanyak 28.370, sementara pada akhir 2024 meningkat menjadi 32.239 pelanggan. Hal ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Perumdam.

Untuk pelanggan aktif, pada tahun 2020 tercatat sekitar 24.377 unit pelanggan aktif, dan pada 2024 meningkat menjadi lebih dari 25.374 unit pelanggan aktif.

Dalam hal cakupan layanan, Perumdam Muara Tirta melayani wilayah teknis hingga sebagian Kabupaten Bone Bolango dan kabupaten Gorontalo, sementara cakupan administrasi berada di Kota Gorontalo yang meliputi 9 kecamatan dan 50 kelurahan, dengan jumlah penduduk pada 2024 sekitar 203 ribu jiwa.

Namun demikian, persentase cakupan layanan mengalami fluktuasi. Tahun 2020 tercatat 55,85 persen, meningkat pada 2021 menjadi 59,61 persen, dan melonjak pada 2022 menjadi 74,82 persen. Pada 2023 cakupan turun ke 70,55 persen, dan kembali menurun pada 2024 menjadi 63,48 persen. Penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan asumsi data kependudukan BPS, dari sebelumnya satu kepala keluarga (KK) dihitung 6–7 jiwa, menjadi 3–4 jiwa dalam dua tahun terakhir.

“Perubahan data tersebut berdampak pada penurunan persentase cakupan layanan air bersih,” jelas Lucky.

Di sisi internal, pemenuhan hak dan kewajiban pegawai tetap terjaga, termasuk gaji, tunjangan, dan hak lainnya. Hal ini patut diapresiasi mengingat perusahaan sempat menghadapi tekanan berat akibat pandemi Covid-19 serta gugatan lahan di Instalasi pengolahan Air (IPA) Desa Tanggilingo Kecamatan Kabila, yang akhirnya dapat diselesaikan berkat kelengkapan data pendukung Perumdam.

Memasuki tahun 2025, tantangan kembali muncul akibat gangguan di IPA Kelurahan Botu, di mana pipa transmisi air baku berdiameter 500 MM dan pipa distribusi utama diameter 400 MM hanyut dan menyebabkan sebagian wilayah Kota Gorontalo tidak terlayani. Namun, gangguan tersebut berhasil ditangani dalam kurun waktu satu bulan.

“Yang membanggakan, seluruh pekerjaan ditangani oleh SDM internal Perumdam Muara Tirta, sehingga target pemulihan layanan dapat tercapai sebelum Bulan Ramadan tahun 2025,” ungkap Lucky yang saat ini menjabat Direktur Perumdam Muara Tirta periode kedua masa jabatan 2025-2030.

Pertengahan tahun 2025 Perumda selesai membangun transfer reservoir untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kelurahan Pohe dan Tanjung Kramat, yang sebelumnya mengalami distribusi kurang maksimal. Ke depan, Perumdam menargetkan peningkatan pelayanan di wilayah barat Kota Gorontalo, khususnya Kelurahan Pilolodaa, Buliide, Lekobalo, dan Dembe melalui lanjutan pembangunan SPAM Dungingi yang direncanakan dikerjakan pada tahun 2026.

“kami akan konsultasikan dengan KPM dalam hal ini Wali Kota Gorontalo melalui Dewan Pengawas,” ujar Lucky.

Selain itu, dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) telah diselesai disusun pada 2025, menandai fokus Perumdam tidak hanya pada kuantitas dan kontinuitas, tetapi juga pada kualitas air yang aman dikonsumsi. Sementara izin pengambilan air baku saat ini masih dalam proses di Kementerian Pekerjaan Umum.

Adapun tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) pada 2024 masih berada di kisaran 36 persen. Untuk menekan angka tersebut, Perumdam merencanakan pembagian zona wilayah layanan pada tahun 2026, termasuk penerapan district metered area (DMA) guna mengurangi kebocoran teknis dan non-teknis.

“Dengan dukungan APBN melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Gorontalo serta dana DAK Pemerintah Kota Gorontalo, untuk kegiatan Pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah SPAM Kota Gorontalo,  Perumdam Muara Tirta optimistis mendukung capaian target proyek prioritas nasional penyediaan akses air minum dapat terpenuhi dalam lima tahun ke depan hingga 2030,” pungkasnya.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *