Example floating
Example floating
Badan Keuangan
Kota Gorontalo

‎PAD Kota Gorontalo Bersumber Dari Retribusi Parkir Melonjak 1.000 Persen!

×

‎PAD Kota Gorontalo Bersumber Dari Retribusi Parkir Melonjak 1.000 Persen!

Sebarkan artikel ini

Kota Gorontalo Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Gorontalo mencatat lonjakan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi  parkir pada 2025.

Dikabarkan, realisasi pendapatan meningkat lebih dari 1.000 persen dibanding periode pemerintahan sebelumnya, menandai capaian awal pemerintahan Walikota Gorontalo Adhan Dambea.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengungkapkan PAD retribusi parkir meningkat dari Rp28 juta pada periode sebelumnya menjadi Rp240 juta sepanjang tahun 2025.

“Capaian Rp240 juta itu merupakan hasil sepanjang 2025,” kata Hermanto.

Hermanto menyampaikan capaian tersebut kepada Walikota Adhan Dambea saat menikmati malam bersama sejumlah pejabat di ‘car free night’, kawasan pasar sentral, Minggu (08/02/26).

Baca Juga: Bupati Sofyan Dorong HMI-KAHMI Ambil Peran Strategis Dampingi UMKM Gorontalo

Dalam laporannya, Hermanto menyebut peningkatan itu sebagai hasil penataan sistem pengelolaan retribusi terminal yang lebih ketat dan terstruktur.

‎Ia juga menyebutkan, sejak 1 Januari hingga 7 Februari 2026, PAD dari sektor terminal telah mencapai Rp22 juta.

Ia menilai tren tersebut menunjukkan potensi peningkatan pendapatan sepanjang tahun berjalan.

Menurut Hermanto, pengawasan langsung dari Walikota berperan besar dalam mendorong kepatuhan semua pihak terhadap aturan retribusi.

‎“Walikota terus mengawasi perkembangan di terminal. Semua kios harus patuh pada aturan, sehingga tugas kami menjadi lebih ringan. Selain itu, petugas penagih retribusi juga sudah kami ganti,” ujarnya.

Baca Juga: PMI Kabgor Resmi Dilantik, Bupati Dorong Pembangunan Unit Transfusi Darah

Lonjakan PAD tersebut juga menarik perhatian anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo, Ariston Tilameo. Ia bahkan terkejut dengan angka pendapatan yang mencapai ratusan juta rupiah.

Ariston, yang telah beberapa periode menjabat sebagai legislator, menyatakan belum pernah mendengar capaian PAD sebesar itu dari Terminal Pasar Sentral.

Selain sektor terminal, Dishub Kota Gorontalo menargetkan sumber PAD baru dari program parkir berlangganan pada 2026. Hermanto menargetkan pendapatan dari sektor tersebut mencapai Rp3 miliar.

‎Ia menilai potensi pendapatan parkir kini mulai menunjukkan hasil setelah dilakukan pembenahan sistem dan pengawasan.

Dishub Kota Gorontalo optimistis penataan pengelolaan retribusi terminal dan parkir berlangganan dapat meningkatkan kontribusi PAD terhadap keuangan daerah pada 2026.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *