Example floating
Example floating
Badan Keuangan
Kab.Gorontalo

Ijazah Digital Berlaku, Sekolah Kini Cetak Sendiri

×

Ijazah Digital Berlaku, Sekolah Kini Cetak Sendiri

Sebarkan artikel ini

Suaranet.com, Kabupaten Gorontalo – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo memastikan ijazah jenjang SD dan SMP kini tidak lagi ditulis tangan. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara digital dan dicetak langsung oleh masing-masing sekolah melalui sistem terintegrasi Kementerian Pendidikan.

Perubahan sistem tersebut mulai diterapkan pada proses kelulusan tahun 2026. Saat ini sekolah-sekolah masih menyelesaikan pengolahan nilai semester sebagai tahapan akhir sebelum penerbitan ijazah.

Example 728x250

Kasi Kurikulum dan Penilaian Dikbud Kabupaten Gorontalo, Wati Baderan, menjelaskan pengumuman kelulusan dijadwalkan serentak pada 2 Juni 2026, sementara penetapan tanggal ijazah berlangsung pada 5 hingga 11 Juni 2026 sesuai Permendikbud Nomor 58.

“Namun, proses penerbitan ijazah masih menghadapi kendala data siswa atau “residu”. Kondisi itu terjadi ketika identitas siswa di sistem tidak sinkron dengan dokumen kependudukan maupun ijazah sebelumnya,” kata Wati.

Untuk jenjang SMP tercatat sekitar 15 siswa masih mengalami residu data, sedangkan di tingkat SD sekitar 20 siswa. Siswa dengan data bermasalah belum dapat menerima ijazah sebelum dilakukan perbaikan dan sinkronisasi data.

Dinas Pendidikan saat ini terus mendorong sekolah agar segera menuntaskan persoalan tersebut. Dalam waktu dekat, rapat koordinasi juga akan digelar terkait penginputan data ijazah pada portal kementerian.

“Selain perubahan sistem, format ijazah kini turut dimodernisasi. Ijazah tidak lagi menggunakan tulisan tangan maupun sidik jari, tetapi telah dilengkapi barcode sebagai tanda validasi resmi,” ujarnya.

Melalui sistem baru itu, ijazah juga dapat dicetak ulang apabila hilang atau ditemukan kesalahan data setelah mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan.

Wati menambahkan, seluruh proses pencetakan kini menjadi tanggung jawab masing-masing satuan pendidikan karena sekolah dianggap paling memahami data dan status kelulusan peserta didik.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *