Example floating
Example floating
DaerahEkonomi

‎Gladi PENAS KTNA XVII Banjiri GOR David-Toni, Pedagang Asongan Ketiban Durian Runtuh

×

‎Gladi PENAS KTNA XVII Banjiri GOR David-Toni, Pedagang Asongan Ketiban Durian Runtuh

Sebarkan artikel ini

‎‎LIMBOTO, SUARANET – Gladi persiapan Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 di GOR David-Toni, Limboto, tak hanya menjadi ajang pematangan penampilan bagi ratusan peserta. Di balik ramainya latihan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari, kegiatan tersebut juga membawa berkah ekonomi bagi para pedagang asongan keliling yang berjualan di sekitar lokasi.‎‎

Ratusan siswa dari berbagai sekolah yang dipersiapkan untuk menampilkan tarian kolosal pada pembukaan PENAS 2026 memadati kawasan gelanggang olahraga sejak pagi. Kehadiran para peserta, pendamping, hingga orang tua yang ikut mengantar menciptakan perputaran ekonomi dadakan yang menguntungkan pedagang kecil.‎‎

Salah satu yang merasakan langsung dampaknya adalah Riswan Mooduto, pedagang minuman kemasan yang sehari-hari berjualan keliling. Dalam dialog santai dengan jurnalis SuaraNet, Riswan mengaku pendapatannya melonjak drastis dibanding hari biasa.

‎‎”Buka tadi dari jam 10 pagi, alhamdulillah sekarang pendapatan sudah hampir Rp600 ribu,” ujar Riswan di sela-sela melayani pembeli, Kamis (18/06/26).‎‎

BACA JUGA: ‎ASN Kota Gorontalo Ramai-Ramai Donor Darah, PMI Beri Penghargaan Pendonor Hingga 50 Kali‎‎

Menurutnya, angka tersebut merupakan pencapaian yang jarang ia peroleh dalam aktivitas berjualan sehari-hari. Dalam kondisi normal, pendapatan yang berhasil dikumpulkan biasanya hanya berkisar Rp100 ribu per hari.

‎‎”Biasa paling banyak Rp100 ribu dalam sehari. Alhamdulillah, hari ini sudah mau Rp600 ribu,” katanya.

‎‎Cuaca yang cukup terik sepanjang latihan menjadi faktor yang mendorong tingginya penjualan minuman kemasan. Tak heran, para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.‎‎

Bagi Riswan dan pedagang kecil lainnya, kegiatan berskala nasional seperti PENAS bukan sekadar agenda seremonial. Di balik gemerlap persiapan acara, terdapat harapan ekonomi yang tumbuh bagi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari hasil jualan harian.

‎‎Jika gladi persiapan saja mampu mendongkrak pendapatan hingga berkali-kali lipat, para pedagang kini menaruh harapan lebih besar pada pelaksanaan PENAS KTNA XVII Tahun 2026 nanti. Mereka berharap ribuan peserta dan tamu yang akan datang ke Gorontalo dapat menjadi berkah ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *