Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

‎Street Food Jadi Panggung Promosi UMKM Baru, UMKM Dapat Kesempatan Naik Kelas‎

×

‎Street Food Jadi Panggung Promosi UMKM Baru, UMKM Dapat Kesempatan Naik Kelas‎

Sebarkan artikel ini


‎SUARANET, GORONTALO – Program Street Food yang digagas Pemerintah Kota Gorontalo tidak hanya menjadi pusat kuliner dan hiburan masyarakat, tetapi juga membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang baru merintis usaha.

‎Kehadiran ribuan pengunjung pada setiap pelaksanaannya memberi kesempatan bagi para pedagang untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

Sejak pertama kali digelar, kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yakni jilid I dilaksanakan di ruas Jalan Nani Wartabone dari depan Rumah Dinas Gubernur Gorontalo hingga perempatan McDonald’s, jilid II di kawasan SMAN 3 Gorontalo, dan jilid III di kawasan eks Pasar Jajan atau Kampung Cina pada. Dari ketiganya, Streeet Food jilid II dan jilid III masih terus berlangsung hingga sekarang.

‎Bagi para pelaku UMKM, program yang dipelopori Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, itu menjadi wadah strategis untuk mengenalkan usaha kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang baru memulai bisnis.

BACA JUGA : Bappeda Kota Gorontalo Tertibkan Reklame Tak Berizin

Salah satunya dirasakan Putri, pelaku UMKM yang menjual aneka olahan ayam dan mi. Meski baru bergabung dalam pelaksanaan Street Food, ia mengaku antusias karena ramainya pengunjung memberikan peluang besar untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

‎Menurut Putri, keberadaan Street Food bukan hanya mendatangkan keuntungan dari hasil penjualan, tetapi juga menjadi media promosi yang efektif bagi usaha yang masih dalam tahap berkembang.

‎”Terima kasih Pak Wali Kota karena telah melaksanakan kegiatan ini. Ini sangat luar biasa dan sangat membantu kami para UMKM, sekaligus menjadi bagian dari promosi usaha kami yang baru merintis,” ujar Putri.

Pengalaman serupa juga dirasakan Della Sidiki, penjual siomai dan batagor. Ia mengaku sejak berjualan di kawasan Street Food, usahanya mulai dikenal oleh pelanggan baru yang sebelumnya tidak mengetahui lokasi tempatnya berjualan.

BACA JUGA : Warisan Politik Rachmat Gobel: Mengabdi Lewat Karya, Bukan Sekadar Janji

Menurut Della, semakin banyak masyarakat yang datang ke kawasan Street Food membuat produk-produk UMKM lebih mudah ditemukan. Kondisi itu secara langsung memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan peluang penjualan.

‎”Terima kasih Pak Wali Kota. Ini sangat membantu kami dan sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk berjualan di sini. Sekali lagi terima kasih banyak, semoga Bapak sehat dan selalu dalam lindungan Allah,” katanya.

Sementara itu, pelaku UMKM lainnya, Popi, yang menjual aksesori handmade, pisang goreng, dan keripik cocol, juga mengaku merasakan peningkatan pendapatan sejak membuka lapak di kawasan Street Food jilid II.

‎Ia bahkan membandingkan hasil penjualannya dengan lapak lain yang dimilikinya di kawasan Taruna Remaja. Menurutnya, jumlah pembeli di kawasan Street Food jauh lebih tinggi sehingga berdampak langsung pada peningkatan omzet.

BACA JUGA : ‎Rachmat Gobel Wafat, Gorontalo Kehilangan Putra Terbaiknya: ‘Bapak Pembangunan’‎

‎”Saya juga punya lapak di kawasan Taruna. Kalau saya bandingkan dengan yang di sana, pendapatan saya yang di sini lebih meningkat. Alhamdulillah,” ungkap Pupi.

‎Ia berharap Pemerintah Kota Gorontalo dapat mempertahankan pelaksanaan Street Food, khususnya di kawasan SMAN 3 Gorontalo, agar para pelaku UMKM tetap memiliki ruang untuk memasarkan produknya.

‎Berbagai testimoni tersebut menunjukkan bahwa Street Food tidak hanya menghadirkan keramaian di pusat kota, tetapi juga menjadi panggung promosi bagi UMKM lokal.

‎Program ini memberi kesempatan kepada pelaku usaha yang baru merintis untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan pelanggan, serta memperluas pasar melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *