Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Wali Kota Ingin Pesta Rakyat di Gorontalo Digelar Tiap Tiga Bulan Sekali

×

Wali Kota Ingin Pesta Rakyat di Gorontalo Digelar Tiap Tiga Bulan Sekali

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Antusiasme ribuan warga pada malam puncak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Gorontalo membuat Wali Kota Adhan Dambea melihat peluang baru: pesta rakyat dengan hiburan musik besar tidak harus menunggu momentum tahunan.‎‎

Gagasan itu disampaikan Adhan setelah melihat langsung respons masyarakat yang memadati Lapangan Taruna Remaja, Senin (17/8/2026) malam. Warga tidak hanya datang dari Kota Gorontalo, tetapi juga dari sejumlah kabupaten di Provinsi Gorontalo.‎‎

Example 728x250

Salah satu penampilan yang paling menyedot perhatian adalah aksi Silet Open Up alias Siprianus Bhuka. Rapper berdarah Flores kelahiran Ngada, Nusa Tenggara Timur, itu membawakan tujuh lagu hip-hop yang membuat ribuan penonton berjoget, melompat, dan bernyanyi bersama.

‎‎Energi penonton bahkan membuat Silet Open Up ikut heran. Meski telah mengikuti pertunjukan selama beberapa lagu, warga tetap terlihat bersemangat hingga menjelang akhir penampilannya.‎‎

“Keren Gorontalo. Orang-orangnya semangatnya luar biasa. Dari tadi tidak merasa capek,” kata Silet Open Up.

Suasana kemudian semakin meriah ketika Echo Show, musisi hip-hop asal Gorontalo, ikut naik ke panggung. Kolaborasi keduanya membuat Lapangan Taruna Remaja kembali bergemuruh.‎‎

Ketika Silet Open Up mengaku penasaran dengan stamina penonton yang tetap enerjik, Echo Show menyebut karakter pekerja keras masyarakat Gorontalo sebagai salah satu alasannya.‎‎

“Orang-orang Gorontalo adalah pekerja keras, bang. Makanya mereka tidak mudah lelah,” ujar Echo Show.‎‎

Penampilan ditutup dengan lagu “Tabola Bale”, salah satu karya Silet Open Up yang telah dikenal luas. Ribuan warga kembali larut dalam nyanyian dan jogetan hingga penghujung acara.

Adhan: Acara Rakyat Bisa Digelar Tiga Bulan Sekali

Bagi Pemerintah Kota Gorontalo, tingginya partisipasi warga dalam pesta rakyat tersebut menjadi sinyal bahwa masyarakat membutuhkan ruang hiburan dan kebersamaan yang lebih sering.‎‎

Adhan pun membuka kemungkinan menjadikan kegiatan semacam itu sebagai agenda rutin pemerintah daerah. Jika terealisasi, pesta rakyat dengan konsep hiburan musik dapat hadir tidak hanya pada perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi secara berkala sepanjang tahun.

‎‎“Saya lihat masyarakat tampak senang dengan acara-acara seperti ini. Insya Allah, ke depan, kita akan bikin acara seperti ini rutin setiap tiga bulan sekali,” kata Adhan.

‎‎Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan dan sorakan warga.‎‎

Dengan konsep tersebut, pesta rakyat berpotensi menjadi lebih dari sekadar panggung hiburan. Agenda berkala juga dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.‎‎

Malam puncak HUT ke-81 RI di Taruna Remaja akhirnya bukan hanya menjadi perayaan kemerdekaan. Besarnya antusiasme warga justru membuka wacana baru bagi Pemkot Gorontalo untuk menghadirkan hiburan rakyat secara lebih rutin.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *