Example floating
Example floating
Badan Keuangan
Kab.Bone Bolango

Permintaan Naik, UMKM Bonbol Produksi Ribuan Toples Kue

×

Permintaan Naik, UMKM Bonbol Produksi Ribuan Toples Kue

Sebarkan artikel ini
UMKM di Bone Bolango Produksi Ribuan Toples Kue Kering. (Foto/Suaranet.com)

Suaranet.com, Bone Bolango – Permintaan kue kering di Gorontalo jelang Hari Raya Idul Fitri, mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Tidak hanya dari masyarakat lokal, pesanan juga datang dari berbagai daerah di luar provinsi.

Di sebuah rumah produksi kue kering milik pelaku UMKM di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, suasana tampak lebih sibuk dari biasanya. Sejak pagi hingga malam hari, para pekerja terlihat bergantian menyiapkan adonan, mencetak, hingga memanggang berbagai jenis kue kering untuk memenuhi pesanan pelanggan.

Example 728x250

Aroma harum kue yang baru keluar dari oven memenuhi ruangan produksi. Di meja-meja kerja, para pekerja dengan cekatan menata adonan menjadi berbagai bentuk kue yang siap dipanggang. Beberapa di antaranya adalah kue tulip, hingga aneka kue khas lainnya.

Namun di antara berbagai jenis kue yang diproduksi, kue karawo menjadi yang paling banyak diminati pelanggan. Selain memiliki rasa yang khas, kue ini juga dikenal sebagai salah satu hidangan favorit yang kerap menghiasi meja tamu saat perayaan Idul Fitri.

Pemilik UMKM, Septi Viana Katilii, mengatakan bahwa permintaan kue kering tahun ini meningkat cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan sejumlah pelanggan telah memesan sejak dua bulan sebelum Ramadan untuk memastikan kue favorit mereka tetap tersedia saat Lebaran.

“Pada hari biasa, produksi kue kering di rumah usaha ini hanya berkisar sekitar 200 toples per hari. Namun selama bulan Ramadan, jumlah produksi melonjak drastis hingga mencapai sekitar 3.000 toples untuk memenuhi tingginya permintaan pasar,” kata Septi.

Harga kue yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp350 ribu per toples, tergantung pada jenis dan ukuran kue yang dipesan pelanggan.

Menariknya, pesanan tidak hanya datang dari wilayah Gorontalo saja. Beberapa pelanggan juga berasal dari luar daerah seperti Manado – Sulawesi Utara, hingga Jakarta.

Dengan meningkatnya permintaan menjelang Idul Fitri, para pelaku UMKM berharap momen Ramadan dan Lebaran tahun ini dapat menjadi berkah tersendiri bagi usaha mereka, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal Gorontalo.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *