Example floating
Example floating
DaerahKota Gorontalo

‎Rakor LPM, Adhan Dambea Semprot Lurah: Jangan Banyak Gaya!‎

×

‎Rakor LPM, Adhan Dambea Semprot Lurah: Jangan Banyak Gaya!‎

Sebarkan artikel ini

GORONTALO, SUARANET — Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, melontarkan kritik keras kepada sejumlah lurah yang dinilai tidak serius mendukung penguatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

‎Teguran itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Tugas LPM Kota Gorontalo Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Bhandayo Lo Yiladia (BLY), Selasa (2/6/2026).

‎Dalam rapat tersebut, Adhan menegaskan bahwa pemerintah kota mulai mengaktifkan kembali peran LPM yang selama sekitar satu tahun terakhir tidak berjalan optimal.

“Rapat hari ini adalah rapat LPM, di mana kita mengaktifkan kembali LPM yang sebelumnya vakum satu tahun terakhir. Kita mulai kembali memberdayakan dan memaksimalkan pemanfaatan LPM untuk membantu kelurahan dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan,” kata Adhan kepada wartawan, usai rapat.

BACA JUGA: ‎Walikota “Warning” Pelaku Judi Remi: Bukan Lagi Himbauan, Langsung Kami Ditindaki!‎

Pada rakor tersebut, Pemkot Gorontalo juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas LPM di setiap kelurahan, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi para pengurus saat menjalankan program di lapangan.

‎Adhan juga meminta seluruh anggota LPM untuk tetap membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah kelurahan dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Selain itu, setiap program yang akan dijalankan harus diawali dengan pemberitahuan kepada masyarakat guna menghindari kesalahpahaman yang berpotensi memicu konflik sosial.

“Kami juga mengimbau agar pelaksanaan tugas LPM selalu berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Setiap kegiatan juga harus diawali dengan surat pemberitahuan agar masyarakat tidak kaget dan tidak menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat,” ujarnya.

Namun di tengah upaya menghidupkan kembali peran LPM, Adhan mengaku kecewa terhadap sikap sejumlah lurah yang dinilai tidak profesional. Pasalnya, instruksi untuk menghadirkan anggota LPM dari masing-masing kelurahan dalam rakor tersebut tidak dijalankan sebagaimana mestinya.

‎Menurut Adhan, beberapa lurah justru datang tanpa membawa perwakilan anggota LPM yang menjadi peserta utama dalam kegiatan koordinasi tersebut.

BACA JUGA: Arifin Miolo Kembali Pimpin Fraksi PPP Dekot

“Jadi lurah jangan cuma style. Yang terpenting adalah bagaimana menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebagai pemerintah di wilayah masing-masing,” tegasnya.

‎Ia menilai ketidakhadiran anggota LPM dalam forum koordinasi menjadi ironi karena lembaga tersebut dibentuk dan dibina langsung oleh pemerintah kelurahan. Karena itu, Adhan mempertanyakan komitmen sejumlah lurah dalam mendukung penguatan kelembagaan masyarakat di tingkat bawah.

‎“Ini mereka sendiri yang membentuk LPM. Giliran diminta menghadirkan anggota LPM, justru tidak mengindahkan. Sudah tahu ini rapat koordinasi LPM, mereka datang sendiri. Buat apa!? Jadi lurah jangan cuma gaya,” tegas Adhan.

‎Pemkot Gorontalo berharap pengaktifan kembali LPM dapat memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan serta pelayanan publik di tingkat lingkungan dan kelurahan.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *