Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

‎Harus Juara! Predikat Serambi Madinah Jadi Beban Moral Bagi Kota Gorontalo di Ajang MTQ

×

‎Harus Juara! Predikat Serambi Madinah Jadi Beban Moral Bagi Kota Gorontalo di Ajang MTQ

Sebarkan artikel ini

‎‎SUARANET, GORONTALO – Di balik keberhasilan Kota Gorontalo kembali meraih predikat Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 Tingkat Provinsi Gorontalo, Walikota Gorontalo Adhan Dambea mengaku terdapat beban moral yang harus dipikul pemerintah daerah. ‎‎

Menurutnya, status Kota Gorontalo sebagai Serambi Madinah membuat Kota Gorontalo dituntut untuk terus menunjukkan prestasi dalam syiar Islam, termasuk pada ajang MTQ.

‎‎Pengakuan itu disampaikan Adhan saat menyambut kepulangan Kafilah Kota Gorontalo di halaman Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Senin (13/7/2026) malam.‎‎

Adhan mengatakan, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum memiliki arti penting bagi Kota Gorontalo. Sebab, apabila gagal bersaing atau kalah dari daerah lain di Provinsi Gorontalo, hal tersebut akan menjadi pukulan tersendiri mengingat Kota Gorontalo selama ini dikenal luas sebagai daerah dengan julukan Serambi Madinah.‎‎

BACA JUGA : ‎Soal Dugaan Kasus DH, Umar Karim: Minimal Harus Kantongi Dua Alat Bukti

“Istilah sebutan Serambi Madinah adalah motivasi bagi kita semuanya, termasuk kepada saya pribadi, agar terus menggiatkan syiar-syiar agama Islam di Kota Gorontalo termasuk lomba MTQ seperti ini,” ujar Adhan.‎‎

Menurutnya, julukan tersebut tidak boleh berhenti sebagai identitas semata, tetapi harus diwujudkan melalui berbagai upaya nyata dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. ‎‎

“Karena itu, Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong pembinaan generasi Qurani dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari penguatan syiar Islam,” kata Adhan.‎‎

Adhan juga mengungkapkan bahwa komitmen tersebut telah menjadi bagian dari visi yang ia sampaikan sejak mencalonkan diri sebagai Wali Kota Gorontalo. Saat itu, ia berjanji akan memprioritaskan dua hal, yakni memperjuangkan kemaslahatan masyarakat serta memperkuat syiar agama Allah di Kota Gorontalo.‎‎

BACA JUGA : ‎Area Pelayanan Darah Lebih Sempit dari Ruang Administrasi, Walikota Bakal Rehab Ruang UTD‎‎

Baginya, keberhasilan kafilah mempertahankan gelar juara umum MTQ menjadi salah satu indikator bahwa komitmen tersebut berjalan ke arah yang diharapkan. Prestasi yang diraih para peserta bukan hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga memperkuat citra Kota Gorontalo sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an.‎‎

“Atas prestasi ini saya akui, saya sangat bangga sekaligus terharu atas capaian kafilah Kota Gorontalo. Ini adalah buah kerja keras para peserta, pelatih, dan seluruh tim pembina telah memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kota Gorontalo,” pungkasnya.‎‎

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa hakikat MTQ bukan sekadar mengejar gelar juara. Lebih dari itu, ajang tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memahami kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

‎‎”Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat syiar Islam. Dengan begitu, predikat Serambi Madinah tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar tercermin dalam kehidupan masyarakat Kota Gorontalo,” tutup Adhan.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *