Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Berikut Ini Pembenahan Infrastruktur di Kecamatan Dumbo Raya Pada Tahun 2025

×

Berikut Ini Pembenahan Infrastruktur di Kecamatan Dumbo Raya Pada Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Pembenahan infrastruktur di Kecamatan Dumbo Raya pada 2025 tidak hanya diarahkan pada pembangunan fasilitas baru. Pemerintah Kota Gorontalo juga mengalokasikan anggaran untuk menangani persoalan lingkungan yang langsung berhadapan dengan aktivitas masyarakat.


Salah satu pekerjaan yang dilakukan yakni pembersihan saluran di 39 lokasi dengan total panjang mencapai 9.763 meter atau hampir 10 kilometer yang tersebar di lima kelurahan.


Data tersebut dipaparkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novieta Silangen, dalam kegiatan silaturahmi pemerintah kota dan sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Rabu (5/8/2026) malam.


Meidy menjelaskan, pada 2025 pemerintah mengalokasikan dana pengembangan kelurahan sebesar Rp200 juta untuk Kecamatan Dumbo Raya. Anggaran tersebut diarahkan pada dua kebutuhan, yakni pengadaan peralatan pemeliharaan lingkungan dan pembersihan saluran.

‎‎”Anggaran tersebut digunakan untuk dua kebutuhan utama, yakni pengadaan mesin pemotong rumput beserta baterai senilai Rp138,294 juta dan pembersihan saluran sebesar Rp61,706 juta,” jelas Meidy.

BACA JUGA: Owner Perum Graha Arsy Buka Suara soal Polemik Booking Rumah yang Viral, Akui Ada Sistem yang Keliru

Dari anggaran pembersihan saluran tersebut, pemerintah menangani 39 lokasi dengan total panjang 9.763 meter di lima kelurahan.


Kelurahan Talumolo mendapatkan penanganan di empat lokasi dengan total panjang saluran 1.140 meter. Kemudian Kelurahan Botu mencakup tujuh lokasi dengan panjang saluran mencapai 2.603 meter.


“Kelurahan Bugis menjadi wilayah dengan cakupan terpanjang, yakni 12 lokasi dengan total 3.680 meter saluran. Sementara Leato Utara mencakup enam lokasi sepanjang 1.060 meter dan Leato Selatan 10 lokasi dengan panjang 1.280 meter,” ungkapnya.

‎‎Dinas PUPR juga mengerjakan sejumlah proyek yang berkaitan dengan pengendalian lingkungan, penguatan kawasan serta fasilitas publik.


Salah satunya pembangunan check dam di Kelurahan Talumolo dengan anggaran Rp1,425 miliar yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Dinas PUPR.

BACA JUGA: ‎Dugaan Penipuan Sales Perumahan di Gorontalo: Sudah Booking, Rumah Berdiri, Unit Diberikan ke Pembeli Lain

Proyek tersebut menjadi bagian dari intervensi infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada fasilitas permukaan, tetapi juga berkaitan dengan pengendalian aliran air dan kondisi lingkungan di kawasan tersebut.

‎‎”Pemerintah juga mengalokasikan Rp200 juta untuk konstruksi perkuatan tebing di Kelurahan Leato Utara,” terangnya.‎‎

Di sektor fasilitas pendidikan, pemerintah juga mengalokasikan Rp85 juta untuk pembangunan jamban atau toilet di TK Pembina Dumbo Raya.‎‎

Sementara untuk mendukung kesiapan perencanaan fasilitas pemerintahan, pemerintah menyiapkan masing-masing Rp25 juta untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) Kantor Camat Dumbo Raya dan DED Kantor Lurah Leato Utara.

‎‎Jika dirangkum, program pembangunan Dumbo Raya pada 2025 menunjukkan bahwa intervensi pemerintah tidak hanya berfokus pada proyek fisik baru. Pekerjaan pemeliharaan lingkungan, pengendalian kawasan, penguatan tebing, fasilitas sanitasi pendidikan hingga perencanaan gedung pemerintahan turut menjadi bagian dari pembangunan.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *