Dinilai Lamban Mengambil Sikap, Dinas Pendidikan Diadukan Mahasiswa UNG Ke Komisi 4 DPRD

- Jurnalis

Sabtu, 15 April 2023 - 11:14

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Suaranet.com – Dinilai lamban dalam mengambil sikap, dinas pendidikan Provinsi Gorontalo kembali dilaporkan ke Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo oleh sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada senin (02/04/23).

Aduan itu dilakukan mahasiswa, menyusul belum adanya tindakan yang diambil pihak dinas pendidikan, terhadap masalah yang terjadi di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.

Dinas Pendidikan sampai hari ini tidak mengambil tindakan terhadap beberapa persoalan yang menjadi tuntutan mereka. Tidak ada penyelesaian dari pihak diknas. Makanya mereka datang lagi DPR untuk mem-pressure masalah ini, hingga memperoleh tanggapan dan pengambilan sikap oleh diknas Provinsi Gorontalo,” buka Ketua Komisi 4, Hamid Kuna, dalam wawancara.

Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo, saat menerima sejumlah mahasiswa UNG, yang mengadukan dinas pendidikan Provinsi, karena dinilai lambat mengambil sikap terhadap beberapa masalah yang terjadi dilingkungan pendidikan di Provinsi Gorontalo.

Alhamdulillah, insya Allah mungkin minggu depan, kita akan undang diknas, dalam rangka untuk menyelesaikan masalah ini.” sambungnya.

Saat dikonfirmasi terkait apa saja isue masalah yang diadukan sejumlah mahasiswa tersebut, Hamid masih enggan untuk menjelaskan lebih detail. Sebab, pihaknya masih akan memastikan validasi masalah tersebut, bersama pihak dinas pendidikan.

Intinya, aduan adik-adik Mahasiswa tadi, masih akan kami tindaklanjuti. Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, sebelum memastikan masalah ini, langsung kepada dinas yang terkait.” ujarnya.

Namun, secara garis besar, Hamid mengungkapkan, masalah yang diusung sejumlah mahasiswa tersebut diantaranya terkait tindak kekerasan di Salah satu sekolah di Kabupaten Pohuwato, serta dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum guru, disalah satu sekolah di Kabupaten Gorontalo.

Sekali lagi, masalah ini masih akan kami tindaklanjuti dan validasi lebih detail di dinas Pendidikan. Selanjutnya nanti akan kami kabari lagi.” Pungkasnya.

Berita Terkait

Inisiatif Revolusioner: Layanan SAPA 129 Memudahkan Masyarakat Laporkan Kekerasan di Gorontalo
Anggota Dewan, Adhan Dambea, Serahkan Bantuan Kaki Palsu
Jajaran DPRD Provinsi Gorontalo Gelar Bimtek untuk Penguatan Peran Anggota Dewan
Indriani Dunda Menyalurkan Bantuan Pangan untuk 500 Keluarga Terdampak Bencana di Kota Gorontalo
Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Pantau Proses Rekapitulasi Suara di Kecamatan Bulango Selatan
Pembangunan Rabat Beton di Desa Tapadaa Diperhatikan Langsung oleh DPRD Provinsi Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Marten Taha Apresiasi Sosialisasi OJK untuk Lindungi Konsumen
PSU di 4 TPS di Bone Bolango: Masyarakat Kurang Antusias

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 06:59

Inisiatif Revolusioner: Layanan SAPA 129 Memudahkan Masyarakat Laporkan Kekerasan di Gorontalo

Selasa, 27 Februari 2024 - 06:42

Anggota Dewan, Adhan Dambea, Serahkan Bantuan Kaki Palsu

Selasa, 27 Februari 2024 - 03:17

Jajaran DPRD Provinsi Gorontalo Gelar Bimtek untuk Penguatan Peran Anggota Dewan

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:41

Indriani Dunda Menyalurkan Bantuan Pangan untuk 500 Keluarga Terdampak Bencana di Kota Gorontalo

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:22

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Pantau Proses Rekapitulasi Suara di Kecamatan Bulango Selatan

Jumat, 23 Februari 2024 - 01:43

Wali Kota Gorontalo Marten Taha Apresiasi Sosialisasi OJK untuk Lindungi Konsumen

Jumat, 23 Februari 2024 - 01:27

PSU di 4 TPS di Bone Bolango: Masyarakat Kurang Antusias

Kamis, 22 Februari 2024 - 02:34

Pemerintah Kota Gorontalo Kembali Bantu Korban Kebakaran

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Anggota Dewan, Adhan Dambea, Serahkan Bantuan Kaki Palsu

Selasa, 27 Feb 2024 - 06:42