Example 325x300
Example floating
Example floating
Prov.Gorontalo

Komisi II Panggil Pertamina Terkait Antrean BBM di SPBU

×

Komisi II Panggil Pertamina Terkait Antrean BBM di SPBU

Sebarkan artikel ini
module:1facing:0; ?hw-remosaic: 0; ?touch: (-1.0, -1.0); ?modeInfo: ; ?sceneMode: Night; ?cct_value: 0; ?AI_Scene: (-1, -1); ?aec_lux: 0.0; ?hist255: 0.0; ?hist252~255: 0.0; ?hist0~15: 0.0; ?module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

SUARANET.COM, Gorontalo – Antrean panjang BBM di SPBU yang menyebabkan keterlambatan distribusi pupuk bersubsidi mendorong Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo untuk memanggil Pertamina. Ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan yang menemukan berkurangnya pasokan pupuk bersubsidi kepada petani.

Distributor pupuk menyebut mobil pengangkut pupuk yang mengisi BBM solar di SPBU terlalu lama, menjadi penyebab utama keterlambatan tersebut.

Example 300x600

Ketua Komisi II, Venny Anwar, menegaskan bahwa pasokan BBM bio solar di depot Pertamina cukup aman hingga 26 hari ke depan.

“Tidak ada hubungan antara ketersediaan BBM dengan hambatan distribusi pupuk,” ujarnya.

Venny Anwar juga menjelaskan bahwa antrean panjang di SPBU bukan karena kekosongan solar. Pertamina mengatur waktu pengiriman secara bergiliran ke seluruh SPBU dan mendistribusikan BBM solar setiap hari.

“Dari data Pertamina, kuota Pertalite untuk Provinsi Gorontalo mencapai 157.684 KL per tahun, sementara bio solar sebanyak 40.395 KL per tahun. Kuota bio solar tahun ini meningkat 1 persen dibandingkan realisasi tahun 2023,” jelasnya.

Pertamina menjamin distribusi BBM di Provinsi Gorontalo berjalan sesuai jadwal, sehingga menghindari keterlambatan distribusi pupuk ke petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *