Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

‎Tugas Khusus Presiden: Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone Segera Direhabilitasi Total‎‎

×

‎Tugas Khusus Presiden: Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone Segera Direhabilitasi Total‎‎

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Pemerintah Kota Gorontalo bakal merehabilitasi seluruh Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone sebagai upaya meningkatkan kualitas fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat. ‎‎Saat ini, pemerintah daerah tengah menuntaskan seluruh dokumen administrasi dan teknis sebagai syarat dimulainya proses pengadaan pekerjaan.‎‎

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Novita Silangen, mengatakan penyelesaian dokumen tersebut menjadi prioritas agar tahapan pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.‎‎

“Sesuai jadwal, proses penunjukan langsung pelaksana pekerjaan ditargetkan mulai pada 18 Agustus 2026,” ujar Novita usai mendampingi Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea meninjau Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone, Senin (3/8/2026).

‎‎Menurut Novita, rehabilitasi kedua fasilitas olahraga tersebut merupakan tindak lanjut dari perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi Stadion Merdeka yang sebelumnya ditinjau oleh tim kerja Presiden saat presiden berkunjung ke Gorontalo pertama kali pada bulan Mei 2026.

‎‎Setelah kunjungan tersebut, pemerintah pusat menurunkan tim untuk melakukan penilaian kelayakan terhadap Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone dan ditindaklanjuti pada kunjungan kedua presiden saat pelaksanaan Penas pada bulan Juni 2026.‎‎

Hasil evaluasi itu, Pemerintah Kota Gorontalo diminta menyusun proposal renovasi sekaligus memperbarui Detail Engineering Design (DED) sebagai dokumen teknis pelaksanaan pekerjaan.‎‎

“DED sebenarnya sudah pernah disusun, namun saat ini perlu dikonsolidasikan kembali agar sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan proyek,” jelas Novita.‎‎

Ia menegaskan, rehabilitasi akan difokuskan pada pembenahan menyeluruh Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone sehingga keduanya dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai sarana olahraga dan aktivitas masyarakat.‎‎

Sebelum memasuki tahap pengadaan, Pemerintah Kota Gorontalo masih akan melakukan konsultasi terkait mekanisme pelaksanaan proyek. Langkah tersebut, kata Novita, dilakukan karena skema penugasan Presiden untuk renovasi fasilitas olahraga merupakan mekanisme baru yang belum pernah diterapkan sebelumnya.‎‎

“Selama ini kan, skema penugasan Presiden lebih banyak diterapkan pada pembangunan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), kampung nelayan, sekolah, maupun jembatan. Dan kota Gorontalo adalah yang pertama kali di Indonesia, yang penugasan presidennya adalah stadion,” ujar Novita.‎‎

Selain memperbarui dokumen teknis, Dinas PUPR juga saat ini terus berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) guna memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.‎‎

Menariknya, meski sektor olahraga berada di bawah kewenangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mempercayakan pelaksanaan proyek kepada Dinas PUPR karena dinilai memiliki kapasitas dalam mengelola pekerjaan konstruksi dan penyusunan dokumen teknis.‎‎

Melalui percepatan tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo menargetkan seluruh tahapan administrasi, pengadaan, hingga pelaksanaan rehabilitasi Stadion Merdeka dan GOR Nani Wartabone dapat berlangsung sesuai jadwal, sehingga masyarakat segera menikmati fasilitas olahraga yang lebih representatif, aman, dan layak digunakan.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *