Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Peringati Hari Kemerdekaan, Pj. Sekda Sosialisasikan Falsafah Hidup ke Pelajar SMP

×

Peringati Hari Kemerdekaan, Pj. Sekda Sosialisasikan Falsafah Hidup ke Pelajar SMP

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Kemajuan teknologi tidak otomatis membuat sebuah bangsa menjadi besar. Tanpa karakter dan identitas yang kuat, generasi muda justru berisiko kehilangan jati diri di tengah derasnya perubahan zaman.‎‎

Pesan itu disampaikan Pj. Sekda Kota Gorontalo, Nuryanto, saar sosialisasi nilai-nilai luhur budaya bangsa yang diikuti siswa-siswi SMP se-Kota Gorontalo di Aula Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Bhandayo Lo Yiladia (BLY), Kamis (6/8/2026).‎‎

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, Pemkot Gorontalo tidak ingin agenda tersebut berhenti sebagai kegiatan seremonial.‎‎

Nuryanto, mengatakan penguatan nilai budaya dan falsafah hidup menjadi penting karena generasi muda menghadapi tantangan perubahan sosial yang semakin cepat.‎‎ Menurut dia, tanpa fondasi nilai yang kuat, generasi muda rentan mengalami pergeseran etika hingga kehilangan rasa cinta terhadap tanah air.

‎“Tanpa dibentengi dengan falsafah hidup yang kuat, tentunya generasi muda Kota Gorontalo akan rentan kehilangan identitas, pergeseran etika, hingga lunturnya cinta tanah air,” ujar Nuryanto dalam sambutannya.‎‎

Karena itu, Nuryanto menilai sosialisasi nilai-nilai luhur budaya bangsa memiliki posisi strategis. Terlebih, para peserta merupakan pelajar yang kelak menjadi bagian penting dalam menentukan arah Kota Gorontalo.‎‎

“Pemerintah Kota Gorontalo memandang kegiatan hari ini sangat strategis,” katanya.‎‎

Bagi Nuryanto, ukuran kemajuan sebuah bangsa tidak bisa hanya dilihat dari seberapa canggih teknologi yang digunakan atau seberapa cepat perkembangan infrastrukturnya.‎‎

Karakter masyarakat dan kemampuan generasi muda mempertahankan warisan budaya juga menjadi ukuran penting.

‎‎“Bangsa yang besar bukan sekadar bangsa yang memiliki kecanggihan teknologi, melainkan bangsa yang kokoh karakternya dan bangga akan warisan leluhurnya,” ujar Nuryanto.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan identitas Kota Gorontalo yang memiliki akar adat dan budaya yang kuat.‎‎

Nuryanto menyebut Gorontalo dikenal sebagai Bumi Serambi Madinah, daerah yang memiliki tradisi dan nilai-nilai leluhur yang erat dengan kehidupan masyarakat.‎‎

“Salah satu fondasi tersebut tercermin dalam falsafah “Adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah”, yang menempatkan adat dan nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat Gorontalo,” pungkasnya.‎‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *