Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Tujuh Truk Sampah Rusak, DLH Gorontalo Atur Ulang Jadwal Angkutan

×

Tujuh Truk Sampah Rusak, DLH Gorontalo Atur Ulang Jadwal Angkutan

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo tengah melakukan penyesuaian pola pelayanan persampahan menyusul sejumlah armada pengangkut sampah yang mengalami kerusakan.‎‎

Kepala DLH Kota Gorontalo, Lukman Kasim, mengungkapkan sekitar tujuh armada truk sampah saat ini dalam kondisi rusak. Tiga di antaranya mengalami gangguan pada sistem kelistrikan.

‎‎Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran pengangkutan sampah di sejumlah jalur pelayanan. Menurut Lukman, kerusakan satu armada saja dapat berdampak terhadap tujuh hingga sembilan jalur pengangkutan.‎‎

Hal itu disampaikan Lukman dalam kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo sekaligus sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Rabu (5/8/2026).

‎‎”Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, kami tengah melakukan peninjauan ulang terhadap jadwal pengangkutan dengan menerapkan sistem sift pagi dan sift siang,” jelas Lukman.

BACA JUGA: Owner Perum Graha Arsy Buka Suara soal Polemik Booking Rumah yang Viral, Akui Ada Sistem yang Keliru

Penyesuaian jadwal tersebut menjadi salah satu langkah DLH untuk menjaga pelayanan tetap berjalan di tengah keterbatasan armada. Namun, menurut Lukman, keberlangsungan sistem persampahan tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah menyediakan armada dan petugas.‎‎

Di sisi lain, Lukman turut menjelaskan bahwa sistem persampahan kota juga membutuhkan dukungan pembiayaan dari masyarakat melalui retribusi sampah.‎‎

BACA JUGA: ‎Dugaan Penipuan Sales Perumahan di Gorontalo: Sudah Booking, Rumah Berdiri, Unit Diberikan ke Pembeli Lain

Ia menegaskan, retribusi yang dibayarkan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan biaya pengangkutan sampah dari lingkungan warga.

‎‎“Manfaat dari retribusi sampah sangatlah besar. Selain membiayai operasional armada di tingkat kecamatan, tetapi dana tersebut juga dialokasikan untuk pembangunan fasilitas publik lainnya, seperti perbaikan selokan, bantuan sosial, pengaspalan jalan, hingga pembangunan jamban sehat,” jelas Lukman Kasim.‎‎

Dengan kondisi armada yang sebagian mengalami kerusakan, kepatuhan masyarakat terhadap waktu pembuangan sampah menjadi semakin penting. Disiplin tersebut dapat membantu petugas menyesuaikan proses pengangkutan dengan kapasitas armada yang tersedia.

Karena itu, pengelolaan sampah di Kota Gorontalo tidak hanya menjadi persoalan ketersediaan armada, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga agar seluruh rangkaian pelayanan persampahan dapat berjalan lebih tertib dan efektif.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *