Example floating
Example floating
Peristiwa

Kemarau Melanda, Muara Tirta Banjir Permintaan Air Bersih

×

Kemarau Melanda, Muara Tirta Banjir Permintaan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

GORONTALO, Suaranet.com – Musim kemarau mulai memberikan dampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Gorontalo. Sejumlah sumur milik warga mulai mengering, sementara kebutuhan air bersih terus meningkat.

Di tengah kondisi tersebut, Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo menjadi salah satu tumpuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk keperluan rumah tangga maupun fasilitas umum.

Example 728x250

Direktur Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo, Lucky Paudi, melalui Manager Teknik Ahmad Koem, mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga pelayanan meski terjadi penurunan debit air akibat kemarau.

“Alhamdulillah, di Kota Gorontalo semua bisa terlayani. Meski terjadi penurunan debit air, dengan adanya alat berat kami melakukan pengerukan sungai yang dangkal,” kata Ahmad.

Menurutnya, pengerukan sungai dilakukan sebagai salah satu langkah untuk membantu mempertahankan ketersediaan air baku di tengah kondisi debit sungai yang terus menurun.

Tak Hanya Kota Gorontalo, Suplai Air Menjangkau Bone Bolango

Peran Perumdam Muara Tirta tidak hanya dirasakan masyarakat di Kota Gorontalo. Di tengah meningkatnya dampak kekeringan, pasokan air bersih juga disalurkan untuk membantu sejumlah wilayah di Kabupaten Bone Bolango.

Ahmad mengungkapkan, PMI dan BPBD Bone Bolango saat ini mengambil pasokan air bersih menggunakan mobil tangki dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabila milik Perumdam Muara Tirta.

Pengambilan air tersebut dilakukan setelah adanya surat permintaan resmi dari pihak terkait.

“Hingga saat ini masih berlangsung pengambilan air bersih karena sebelumnya mereka telah melayangkan surat permintaan suplai air bersih,” jelasnya.

Selain Bone Bolango, permintaan distribusi air bersih dari masyarakat maupun fasilitas umum di sejumlah wilayah juga terus dilayani.

Beberapa wilayah yang sebelumnya mendapatkan suplai air menggunakan mobil tangki antara lain Desa Botupingge dan Bolondala.

“Seperti kemarin di wilayah Desa Botupingge dan Bolondala, dengan mobil tangki,” ujarnya.

Permintaan Meningkat, Mobil Tangki Terus Bergerak

Meningkatnya kebutuhan air bersih membuat armada mobil tangki Perumdam Muara Tirta terus bergerak memenuhi permintaan masyarakat.

Tingginya aktivitas distribusi bahkan membuat pihak Perumdam harus bekerja ekstra untuk memantau pergerakan seluruh armada di lapangan.

“Saking banyaknya permintaan air bersih, kami sudah tidak mengetahui keberadaan mobil tangki tengah melakukan suplai air di wilayah mana,” ungkap Ahmad.

Kondisi tersebut menjadi gambaran bagaimana kemarau mulai meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air bersih di tengah masyarakat.

Distribusi menggunakan mobil tangki pun menjadi solusi penting untuk menjangkau warga yang sumber airnya mulai terbatas atau bahkan tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Perumdam Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Meski menghadapi tantangan berupa penurunan debit air baku dan lonjakan permintaan, Perumdam Muara Tirta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Kami akan berusaha untuk tetap memberikan pelayanan yang optimal agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tambah Ahmad.

Bagi masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air dari sumur maupun sumber air lainnya, keberadaan Perumdam Muara Tirta menjadi semakin vital selama musim kemarau.

Tidak hanya menjalankan fungsi sebagai penyedia layanan air perpipaan, Perumdam juga mengambil peran dalam membantu distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.

Musim kemarau menjadi tantangan tersendiri bagi Perumdam Muara Tirta untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sumber air baku, menjaga kualitas pelayanan, sekaligus memastikan air bersih tetap dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *