Example floating
Example floating
Peristiwa

Krisis Air Meluas, Pmi Salurkan 1,2 Juta Liter Air

×

Krisis Air Meluas, Pmi Salurkan 1,2 Juta Liter Air

Sebarkan artikel ini

SUARANET. GORONTALO – Krisis air bersih akibat kemarau di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, terus meluas. Hingga hari ke-27 penyaluran, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo telah mendistribusikan lebih dari 1,2 juta liter air bersih kepada sekitar 50 ribu jiwa di 30 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

Kondisi ini terlihat di Desa Dutohe, Kecamatan Kabila. Sebagian besar sumur warga mengering, sementara air yang masih tersisa tampak menguning dan tidak layak dikonsumsi.

PMI terus mengintensifkan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Program ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari.

Kepala Markas PMI Provinsi Gorontalo, Yahya Ibrahim, mengatakan penyaluran air bersih pada Jumat, 9 Oktober 2026, menyasar sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Bone Bolango.

Di Kecamatan Kabila, distribusi dilakukan di Desa Dutohe dan Dutohe Barat, serta Kelurahan Padengo dan Pauwo. Penyaluran juga dijadwalkan berlangsung di Desa Tanah Putih dan Buata, Kecamatan Botu Pingge.

Sebanyak empat armada dikerahkan dalam operasi kemanusiaan ini, terdiri atas dua armada PMI Provinsi Gorontalo, satu armada PMI Kabupaten Bone Bolango, dan satu armada PMI Kabupaten Boalemo.

“Sekitar 30 personel terlibat dalam kegiatan tersebut,” ungkap Yahya.

Distribusi air bersih dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango, TNI, Polri, Dinas Sosial, serta sejumlah organisasi lainnya.

Namun, di tengah distribusi yang terus berjalan, wilayah terdampak krisis air bersih justru bertambah.

Personel BPBD Bone Bolango, Yurni Durahim, mengatakan kesulitan air bersih kini juga terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Bolango Utara dan Bolango Timur.

Sementara itu, di Desa Dutohe, Bhabinkamtibmas IPDA Hendrik Usman menyebut dua dusun terdampak kemarau, yakni Dusun Satu dan Dusun Dua. Pemantauan kondisi warga dan pendampingan terus dilakukan, termasuk saat penyaluran air bersih oleh PMI.

Memasuki hari ke-27 dari program distribusi yang dijadwalkan selama 30 hari, upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masih berlangsung. Meluasnya wilayah terdampak menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih warga belum sepenuhnya teratasi.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *