Example floating
Example floating
Uncategorized

Kadis Eladona Kunjungi dan Salurkan Bantuan kepada Dua Lansia Rentan di Moodu dan Wongkaditi Timur

×

Kadis Eladona Kunjungi dan Salurkan Bantuan kepada Dua Lansia Rentan di Moodu dan Wongkaditi Timur

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO – Kepala Dinas Sosial dan PM Kota Gorontalo, Eladona Oktamina Sidiki, melakukan kunjungan ke dua lansia di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, dan Kelurahan Wongkaditi Timur, Kecamatan Kota Utara, Rabu (28/10/2026).
‎
‎Upaya ini dilakukan dengan mengunjungi langsung lansia yang mengalami keterbatasan mobilitas untuk memastikan bantuan dan layanan sosial maupun kesehatan dapat diakses sesuai kebutuhan.
‎
‎Kedua lansia tersebut masuk dalam kategori berisiko tinggi dan membutuhkan pemantauan lebih intensif karena kondisi fisik yang membatasi aktivitas sehari-hari.
‎
‎Di Kelurahan Moodu, Eladona mengunjungi seorang lansia perempuan berusia sekitar 84 tahun, Salma Adabu, yang sudah terbaring di tempat tidur.
‎
‎Dalam kunjungan itu, Eladona memastikan bantuan permakanan dari pemerintah kota telah diterima dan dimanfaatkan oleh penerima.

‎“Alhamdulillah, melalui program pemerintah kota, pemberian bantuan permakanan yang secara rutin diberikan itu diterima dengan baik di masyarakat dan dikonsumsi juga dengan maksimal oleh klien,” kata Eladona.

Selain memastikan bantuan tersalurkan, Dinsos juga memberikan edukasi dan advokasi kepada keluarga yang mendampingi lansia. Pendampingan keluarga dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan emosional dan sosial penerima manfaat.
‎
‎Kunjungan kedua dilakukan di Kelurahan Wongkaditi Timur terhadap seorang lansia laki-laki berusia hampir 60 tahun, Djefri Abas.

“Disini, klien kami masih mampu makan dan melakukan sejumlah aktivitas secara mandiri. Namun, beliau mengalami kesulitan berpindah tempat akibat keterbatasan mobilitas.

‎Eladona juga menjelaskan, program AIR LANSIA bertujuan memastikan lansia beserta keluarganya dapat mengakses layanan yang dibutuhkan melalui koordinasi pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan puskesmas setempat.
‎
‎Menurut dia, kedua lansia tersebut telah masuk dalam basis data awal program dan tergolong memiliki risiko berat. Karena itu, intervensi dilakukan secara lebih intensif sebagai langkah pencegahan terhadap potensi permasalahan kesehatan maupun sosial yang dapat muncul kemudian.

‎“Sehingga ini dengan program AIR LANSIA, kita memastikan akses dari para lansia itu benar-benar dapat diakses, baik oleh klien maupun keluarga klien dan oleh pemerintah setempat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa permakanan rutin sebagai bagian dari standar pelayanan minimal bagi lansia terlantar.
‎
‎Pemerintah kota juga berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Gorontalo untuk menyalurkan paket nutrisi tambahan, serta melibatkan puskesmas dalam pemantauan dan edukasi kesehatan.
‎
‎Ia juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya lansia rentan dan membutuhkan pendampingan agar menyampaikan informasi melalui kanal digital resmi program AIR LANSIA di airlansia.gorontalokota.go.id.
‎
‎Informasi tersebut diharapkan membantu pemerintah dan pihak terkait memperbarui pemetaan penerima manfaat, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan menyeluruh.

‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *