Example floating
Example floating
Badan Keuangan
Kota Gorontalo

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Pedagang Kurma

×

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Pedagang Kurma

Sebarkan artikel ini
Pedagang Kurma Kota Gorontalo. (Foto/Suaranet.com)

Suaranet.com, Kota Gorontalo – Meningkatnya kebutuhan kurma selama bulan suci Ramadan membuat sejumlah pengusaha dan pedagang kurma di Kota Gorontalo mulai mengkhawatirkan kelancaran distribusi pasokan buah tersebut ke Indonesia.

Kekhawatiran ini dipicu oleh memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah, yang menjadi salah satu daerah asal utama kurma yang beredar di pasar Indonesia. Sebagian besar produk kurma yang dipasarkan di tanah air didatangkan melalui jalur pengiriman laut.

Example 728x250

Meski demikian, para pedagang mengaku saat ini harga kurma di pasaran masih relatif stabil. Hal ini disebabkan stok yang tersedia masih cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat selama Ramadan.

Salah satu pedagang kurma, Asri Tomayahu, mengatakan kondisi tersebut bisa berubah jika konflik di kawasan tersebut terus berlanjut.

“Namun jika konflik di kawasan tersebut terus berlanjut, ini berpotensi menyebabkan terganggunya pasokan kurma, khususnya di Gorontalo,” ujarnya.

Ia berharap konflik di kawasan Timur Tengah dapat segera berakhir sehingga distribusi kurma tetap berjalan lancar dan mampu memenuhi lonjakan permintaan masyarakat, terutama menjelang musim haji.

Lonjakan permintaan kurma biasanya tidak hanya terjadi selama Ramadan, tetapi juga meningkat saat mendekati musim Ibadah Haji, ketika kebutuhan masyarakat terhadap buah khas Timur Tengah tersebut turut meningkat.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *