Example floating
Example floating
Prov.Gorontalo

Bandara Djalaluddin Buka Posko Terpadu Penas

×

Bandara Djalaluddin Buka Posko Terpadu Penas

Sebarkan artikel ini

Suaranet.com | Kabupaten Gorontalo – Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Bandara Djalaluddin Gorontalo mulai memperkuat berbagai layanan guna menyambut kedatangan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membuka Posko Terpadu PENAS XVII yang akan beroperasi 16 hingga 28 Juni 2026.

Posko tersebut dibentuk untuk memastikan pelayanan, koordinasi, dan informasi bagi peserta berjalan optimal sejak pertama kali tiba di Gorontalo. Kehadiran posko juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan penyelenggaraan agenda nasional yang akan dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Djoko Harjani, mengatakan bahwa posko terpadu melibatkan berbagai instansi dan stakeholder terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu dan peserta PENAS.

Menurut Djoko, operasional posko dimulai pada 16 Juni karena berdasarkan data panitia, peserta dari berbagai daerah sudah mulai berdatangan sejak tanggal tersebut.

Bandara Djalaluddin memperkirakan lonjakan arus kedatangan akan terjadi pada 19 Juni 2026, sehari menjelang pembukaan resmi PENAS XVII.

Pada hari tersebut, bandara dijadwalkan melayani kedatangan enam pesawat dalam waktu yang berdekatan. Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas penumpang, pihak bandara juga telah menyiapkan tambahan tujuh penerbangan ekstra (extra flight).

Penambahan jadwal penerbangan tersebut diharapkan mampu mengakomodasi tingginya jumlah peserta dan tamu yang akan menghadiri kegiatan nasional terbesar sektor pertanian dan perikanan tersebut.

Djoko menjelaskan, konsep posko terpadu yang diterapkan mengadopsi pola pelayanan seperti pada masa angkutan Lebaran maupun Natal dan Tahun Baru.

Posko berfungsi sebagai pusat koordinasi seluruh stakeholder yang terlibat sekaligus menjadi pusat informasi bagi peserta yang baru tiba di Gorontalo.

Selain itu, pihak bandara juga menyiapkan hospitality desk sebagai titik layanan pertama bagi para peserta PENAS. Di lokasi tersebut, peserta dapat melakukan registrasi atau pelaporan kedatangan sebelum diarahkan menuju area istirahat yang telah disediakan sambil menunggu kendaraan penjemput.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses kedatangan peserta berlangsung tertib, nyaman, dan terkoordinasi dengan baik.

Tidak hanya pelayanan transportasi, Bandara Djalaluddin juga menyiapkan berbagai layanan pendukung lainnya selama masa operasional posko.

Balai Kekarantinaan Kesehatan menempatkan dokter dan tenaga medis yang siap memberikan pemeriksaan maupun pelayanan kesehatan secara gratis apabila dibutuhkan peserta.

Sementara itu, BMKG akan menyediakan informasi perkembangan cuaca secara berkala untuk mendukung keselamatan dan kelancaran penerbangan.

Di sisi lain, unsur kepolisian turut disiagakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan bandara, terutama selama periode meningkatnya aktivitas penumpang menjelang dan selama pelaksanaan PENAS XVII.

Sebagai pintu masuk utama menuju Gorontalo, Bandara Djalaluddin memiliki peran strategis dalam menyukseskan pelaksanaan PENAS XVII. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional.

Dengan dukungan posko terpadu, tambahan penerbangan, layanan kesehatan, hingga pengamanan yang terintegrasi, para peserta diharapkan dapat merasakan keramahan dan kesiapan Gorontalo sejak pertama kali menginjakkan kaki di daerah yang menjadi tuan rumah PENAS XVII tahun 2026.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *