Example floating
Example floating
Uncategorized

‎Siapkan SDM Lokal Berkompeten, Pani Gold Mulai Kolaborasi dengan Kampus-kampus di Gorontalo

×

‎Siapkan SDM Lokal Berkompeten, Pani Gold Mulai Kolaborasi dengan Kampus-kampus di Gorontalo

Sebarkan artikel ini

‎SUARANET, POHUWATO – Pani Gold Mine (PGM) mulai membangun jalur pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal melalui kolaborasi dengan Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo dan Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

‎Langkah ini menjadi upaya awal untuk menciptakan keterhubungan (link and match) antara dunia pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja di industri pertambangan.

‎Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui praktik lapangan Mata Kuliah Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diikuti mahasiswa Program Studi S1 K3 Universitas Bina Mandiri Gorontalo di kawasan operasional Pani Gold Mine, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (11/7/2026).

‎Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Deputi General Manager Operasional Pani Gold Mine, Irwan Lupoyo, bersama Senior Manager Occupational Health and Safety (OHS), Oktovian Kelayan.

BACA JUGA : ‎Street Food Jadi Panggung Promosi UMKM Baru, UMKM Dapat Kesempatan Naik Kelas‎

Irwan mengatakan, kerja sama ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan bagian dari upaya jangka panjang dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri pertambangan.

‎Menurutnya, sinergi antara perusahaan, perguruan tinggi, dan pemerintah menjadi kunci untuk menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan yang membutuhkan tenaga profesional dengan pemahaman kuat mengenai keselamatan dan kesehatan kerja.

‎”Kami ingin terbangun link and match antara kebutuhan SDM di Pani Gold Mine dengan kompetensi lulusan Universitas Bina Mandiri, sehingga dunia industri dan perguruan tinggi dapat saling mendukung dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai,” ujar Irwan.

‎Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan pembekalan melalui safety induction sebelum mengikuti materi mengenai Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan, identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, hingga penerapan budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan kerja.

‎Tidak hanya menerima materi di kelas, mahasiswa juga melakukan observasi langsung di kawasan operasional tambang untuk melihat implementasi manajemen risiko dan sistem K3 dalam aktivitas pertambangan.

‎Praktik lapangan tersebut didampingi Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo sekaligus dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Risiko, Mohamad Yodi Panto Biludi, Senior Manager OHS Pani Gold Mine Oktovian Kelayan, serta Ketua Program Studi S1 K3 Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Arpin.

‎Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lingkungan industri, tetapi juga memahami standar kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

‎”Dengan kerja sama ini perusahaan memperoleh kesempatan untuk berkontribusi dalam menyiapkan calon tenaga kerja lokal yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan operasional pertambangan,” kata Irwan.

‎Kolaborasi antara Pani Gold Mine, Universitas Bina Mandiri Gorontalo, dan Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo diharapkan menjadi fondasi kemitraan berkelanjutan dalam mencetak tenaga profesional K3 yang kompeten, sekaligus memperkuat kesiapan SDM Gorontalo menghadapi berkembangnya industri pertambangan di daerah.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *