Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Ini Alasan Perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki (Eks- Palma) Terhenti Sementara!

×

Ini Alasan Perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki (Eks- Palma) Terhenti Sementara!

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Pekerjaan perbaikan Jalan Zainal Umar Sidiki atau eks-Palma di Kota Gorontalo yang sempat terhenti sebelum mencapai separuh progres mendapat penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo.‎‎

Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo Meidy Novieta Silangen memastikan pekerjaan jalan tersebut tidak dihentikan. Pengerjaan sementara menunggu penyelesaian pekerjaan saluran air bersih yang ada di beberapa titik, di lokasi yang pembangunan.‎‎

Example 728x250

Diakui Meidy, berdasarkan hasil evaluasi, progres pekerjaan jalan sepanjang sekitar 2,6 kilometer itu memang belum mencapai 50 persen.‎‎

“Memang, untuk pengerjaannya, dari hasil evaluasi kami belum sampai 50 persen. Tapi begini, perlu saya jelaskan juga, biar tidak salah kaprah,” kata Meidy saat ditemui usai mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi di Bhandayo Lo Yiladia (22/9/26).‎‎

Menurut dia, pekerjaan jalan perlu disesuaikan dengan pekerjaan jaringan perpipaan air bersih yang sebelumnya juga harus diselesaikan. Pekerjaan saluran air bersih tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan berada dalam lingkup pekerjaan PUPR.

Meidy mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pekerjaan saluran air bersih tersebut dan pekerjaan itu telah diselesaikan.‎‎

“Jadi kita harus selesaikan dulu untuk perbaikan saluran air bersih, baru bisa dilanjutkan pembangunan perbaikan jalan yang ada di Jalan Zainal Umar Sidiki (eks-Palma),” ujarnya.‎‎

Ia menjelaskan, pekerjaan perpipaan membutuhkan penggalian pada sejumlah titik. Karena itu, apabila badan jalan lebih dahulu diperbaiki, kemudian jaringan air bersih kembali digali, kondisi jalan yang baru dikerjakan berpotensi rusak dan pekerjaan harus dilakukan dua kali.‎‎

“Kenapa harus selesaikan terlebih dahulu perbaikan saluran air bersihnya, karena itu terkait perpipaan. Pemasangan pipa baru atau sekadar perbaikan pipa. Nanti itu tentunya digali. Jangan sampai jalan sudah lebih dulu dibangun, lalu masuk program perbaikan saluran air ini, jadi bongkar lagi,” kata Meidy.‎‎

Menurut dia, pola pengerjaan tersebut juga menjadi pertimbangan agar anggaran dan pekerjaan pemerintah tidak terbuang untuk pekerjaan yang seharusnya dapat dilakukan secara berurutan.

‎”Kerjanya jadi dua kali, dan efeknya nantinya jalan yang sebelumnya sudah diperbaiki, rusak lagi, yaa kan?” ujarnya.‎‎

Setelah pekerjaan saluran air bersih selesai, PUPR kini menyiapkan mobilisasi untuk kembali mengerjakan ruas jalan tersebut.

‎‎”Kemarin pengerjaan perbaikan saluran air bersih itu sudah saya evaluasi. Karena pengerjaannya menggunakan DAK. Dan DAK itu di PU. Jadi saya sudah undang dan evaluasi. Kemarin sudah selesai. Jadi mungkin minggu ini persiapan untuk mobilisasi perbaikan jalan,” kata Meidy.‎‎

Ia juga memastikan pekerjaan tersebut masih berada dalam masa kontrak hingga Oktober. Karena itu, PUPR menyatakan pekerjaan jalan tetap berada dalam pengawasan dan akan dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.‎‎

“Lagipula kontraknya sampai dengan Oktober ini. Insyaallah masih tetap di dalam pengawasan. Kami pastikan untuk pengerjaan jalan masih akan sesuai dengan jadwal yang telah kami tetapkan,” ujarnya.‎‎

Meidy memperkirakan pengerjaan jalan tidak membutuhkan waktu terlalu panjang setelah pekerjaan kembali berjalan secara intensif.

‎‎”Pekerjaan jalan kan tidak terlalu lama. Kalau dia kerja secara intensif, dua minggu juga selesai,” kata dia.

‎‎Dengan penjelasan tersebut, PUPR menegaskan terhentinya pekerjaan sementara di ruas Jalan Zainal Umar Sidiki bukan berarti proyek tersebut dihentikan. Pemerintah memilih menyelesaikan pekerjaan jaringan air bersih terlebih dahulu agar perbaikan jalan tidak kembali dibongkar akibat pekerjaan perpipaan.

‎‎”Insyaallah minggu ini sudah akan mulai dilanjutkan,” ujar Meidy.‎

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *