Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

‎Kerap Bersitegang, Rivalitas Antara Rusli Habibie dan Adhan Dambea Akhirnya Mencair

×

‎Kerap Bersitegang, Rivalitas Antara Rusli Habibie dan Adhan Dambea Akhirnya Mencair

Sebarkan artikel ini

SUARANET, GORONTALO — Rivalitas politik antara Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dan Mantan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kini mulai mencair. Itu terlihat saat Rusli Habibie yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI berkunjung di Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, Rabu (5/8/2026).

‎Pertemuan tersebut berlangsung dalam agenda kunjungan reses Rusli Habibie sebagai Anggota DPR RI dari dapil Gorontalo. ‎‎

Namun, bagi Adhan, kehadiran Rusli juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi dan meminta masukan mengenai pembangunan daerah.‎‎

Perubahan sikap itu menarik karena hubungan politik Adhan dan Rusli selama ini tidak selalu berjalan mulus. Ketika Rusli menjabat Gubernur Gorontalo, Adhan yang saat itu menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo dikenal kerap melontarkan kritik keras terhadap Rusli Habibie.

‎‎Kini, pengalaman tersebut justru ditempatkan dalam konteks berbeda. Adhan melihat Rusli bukan semata sebagai rival politik masa lalu, melainkan sebagai mantan kepala daerah yang memiliki pengalaman dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan Gorontalo.‎‎

“Pertama beliau berkunjung dalam rangka reses. Beliau juga mantan Gubernur Gorontalo, sehingga saya meminta banyak masukan. Intinya, kita ingin bersama-sama membangun dan membuat Provinsi Gorontalo menjadi lebih baik,” ujar Adhan.‎‎

Bagi Adhan, perbedaan pandangan politik pada masa lalu tidak semestinya menghapus pengalaman dan gagasan yang dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan daerah. ‎‎

“Masukan dari mantan gubernur dapat menjadi salah satu referensi dalam melihat persoalan pembangunan dari perspektif yang lebih luas,” lanjut Adhan.‎‎

Ia bahkan memberikan apresiasi terhadap kontribusi Rusli selama memimpin Gorontalo. Salah satu yang disorot adalah upaya memperluas akses listrik hingga ke wilayah-wilayah pelosok di Provinsi Gorontalo.‎‎

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penilaian terhadap sebuah pemerintahan tidak harus berhenti pada perbedaan politik. Program dan kebijakan yang dinilai memberi manfaat bagi masyarakat tetap dapat dipandang sebagai bagian dari pengalaman pembangunan yang layak dipertimbangkan.

‎‎Adhan juga mengakui bahwa dirinya dan Rusli pernah berada dalam posisi yang berseberangan dalam sejumlah momentum politik. Namun, ia menilai perbedaan tersebut tidak menghilangkan kepedulian Rusli Habibie terhadap pembangunan Gorontalo.

‎‎“Selama ini saya dengan beliau memang sering bersitegang dalam beberapa ajang politik dan semua orang tahu itu. Tetapi dari pertemuan ini saya melihat beliau adalah seorang politisi yang pemaaf dan tetap memikirkan kepentingan Provinsi Gorontalo,” kata Adhan.‎‎

Kini, hubungan keduanya memasuki ruang yang lebih harmonis. Bagi keduanya, kepentingan pembangunan daerah ditempatkan di atas catatan persaingan politik masa lalu.‎‎Adhan berharap komunikasi dengan Rusli dapat terus terjaga. Ia ingin pengalaman, masukan, dan gagasan dari berbagai pihak dapat digunakan untuk mendorong pembangunan Gorontalo agar semakin baik.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *