Example floating
Example floating
Badan Keuangan
DaerahKota Gorontalo

‎Seabad Berdiri, Keluhan Pelayanan Masih Jadi Langganan RSAS

×

‎Seabad Berdiri, Keluhan Pelayanan Masih Jadi Langganan RSAS

Sebarkan artikel ini

KOTA GORONTALO, SUARANET — Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) memasuki usia ke-100 tahun. Namun di balik perayaan satu abad rumah sakit rujukan terbesar di Gorontalo itu, Walikota Gorontalo, Adhan Dambea, justru menyoroti masih banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit.

‎Pernyataan itu disampaikan Adhan saat saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT ke-100 RSAS yang digelar di lobi rumah sakit, Rabu siang (20/05/2026).

‎Dalam sambutannya, Adhan menegaskan bahwa momentum satu abad RS Aloe Saboe tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Example 728x250

‎“Saya berharap momentum satu abad Rumah Sakit Aloe Saboe ini menjadi refleksi dan motivasi bagi seluruh manajemen rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Adhan.

BACA JUGA: Susanto Liputo: Aloei Saboe Tokoh Besar Gorontalo

‎Ia mengakui, di bawah kepemimpinan Abdul Hafidz Daud, RS Aloe Saboe telah mengalami perubahan yang cukup signifikan dibanding sebelumnya. Namun bagi Adhan, capaian tersebut masih belum cukup.

“Saya masih menerima keluhan dari masyarakat di WhatsApp. Bayangkan, dalam sehari sedikitnya ada dua bahkan hingga empat keluhan terkait pelayanan rumah sakit,” kata Adhan.

Menurut dia, sebagai rumah sakit rujukan yang tidak hanya melayani masyarakat Gorontalo tetapi juga pasien dari luar daerah, RSAS semestinya mampu menghadirkan pelayanan yang maksimal dan profesional.

‎Karena itu, Adhan meminta momentum HUT ke-100 dijadikan batu loncatan bagi manajemen rumah sakit untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan.

BACA JUGA: ‎Rusli Habibie & Meyke Camaru Kompak Kawal Proyek Kantor Walikota Gorontalo Baru‎‎

“Saya harap momentum ini menjadi batu triger bagi pihak manajemen untuk mengevaluasi dan memperbaharui bentuk layanan sehingga memberikan kepuasan kepada masyarakat yang ujungnya bermuara pada peningkatan pelayanan kesehatan di Gorontalo,” ujarnya.

(Foto/Alim Mubarraq) Direktur RSAS, Abdul Hafidz Daud saat diwawancarai usai kegiatan

Menanggapi sorotan tersebut, Direktur RSAS, Abdul Hafidz Daud menyatakan menerima dorongan dan kritik yang disampaikan Wali Kota Gorontalo.

‎Usai kegiatan, Hafidz mengatakan semangat satu abad RS Aloe Saboe akan dijadikannya sebagai pemantik solidaritas seluruh tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan.

“Mudah-mudahan dengan semangat satu abad ulang tahun RS Aloe Saboe ini akan menjadi pemantik semangat dan solidaritas di antara karyawan rumah sakit guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” kata Hafidz.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *