Example floating
Example floating
Parlemen

Komisi I DPRD Kabgor Matangkan Ranperda Lembaga Adat

×

Komisi I DPRD Kabgor Matangkan Ranperda Lembaga Adat

Sebarkan artikel ini

SUARANET. GORONTALO – Upaya memperkuat eksistensi lembaga adat di Kabupaten Gorontalo menjadi perhatian Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo. Melalui rapat kerja bersama organisasi perangkat daerah terkait, lembaga adat, dan tokoh adat, DPRD membahas Ranperda tentang Penyelenggaraan Lembaga Adat di ruang paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Rivon Ui, menjelaskan bahwa Ranperda tersebut merupakan usul inisiatif DPRD yang dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan lembaga adat.

Menurut Rivon, belum adanya peraturan daerah khusus yang mengatur penyelenggaraan lembaga adat di Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu alasan perlunya regulasi tersebut dibahas.

“Dengan adanya aturan ini, keberadaan, kedudukan, serta peran lembaga adat diharapkan memiliki landasan hukum yang lebih jelas, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten,” kata Rivon.

Penguatan regulasi ini juga diharapkan memperluas peran lembaga adat agar tidak sebatas menjadi simbol pelestarian budaya. Lembaga adat diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, membantu penyelesaian persoalan berdasarkan nilai-nilai adat, serta membina generasi muda agar tetap mengenal dan menghormati kearifan lokal.

Di sisi lain, Rivon Ui mendorong agar seminar adat kembali dilaksanakan sebagai ruang diskusi dan pendalaman nilai-nilai adat Gorontalo.

“Kegiatan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pengetahuan adat sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami makna dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Penguatan lembaga adat, menurut arah pembahasan tersebut, perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat.

“Sebab, keberadaan regulasi saja tidak cukup tanpa dukungan pemangku adat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga serta menerapkan nilai-nilai budaya,” ujarnya sembari menutup wawancara.

Example 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *